Jubir Prabowo-Sandi Ngaku Diadang Pendukung Jokowi di Dharmasraya, Andre: Ini Bukan Budaya Minangkabau... 

Senin, 25 Maret 2019 | 07:33:09 WIB
Andre Rosiade mengaku disoraki dan diadang puluhan pendukung Jokowi, kader PDIP suruhan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska

RIAUSKY.COM - Memasuki hari pertama masa kampanye terbuka, Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengaku mendapat perlakuan tak mengenakkan dari para pendukung Jokowi-Ma’ruf.

Perlakuan dimaksud, didapatkannya saat melakukan kunjungan ke daerah. Yakni di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Wakil Sekjen Partai Gerindra itu menuding, ia diadang dan disoraki oleh pendukung pasangan capres-cawapres 01 di sebuah pasar tradisional saat mengampanyekan capres-cawapres jagoannya.

Pada Minggu (24/3), Andre menyampaikan telah menjadwalkan kunjungan ke sejumlah pasar di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Di antaranya, Pasar Senggol Koto Agung Sitiung, Pasar Koto Baru, dan Pasar Pulau Punjung dan Pasar Sungai Rumbai.

“Di tiga pasar yakni Pasar Senggol Koto Agung Sitiung, Pasar Koto Baru, dan Pasar Pulau Punjung, sambutannya positif. Banyak masyarakat yang mengelukan Pak Prabowo,” kata Andre seperti dikutip dari JawaPos.com (Grup PojokSatu.id), Minggu (24/3).

Namun, katanya, perlakuan berbeda didapatnya saat ia mengunjungi Pasar Sungai Rumbai. Andre bercerita, ia disoraki oleh puluhan pendukung Jokowi.

Andre menduga, mereka disuruh oleh Bupati Dharmasraya yang merupakan kader PDIP, Sutan Riska.

“Mereka berteriak-teriak dan mencoba mengusir saya, serta mengintimidasi masyarakat dan pedagang pasar untuk memilih Jokowi,” tuturnya.

Mendapat perlakuan demikian, lanjutnya, dirinya tetap tenang. Ia menyebut, pihak kepolisian dan Bawaslu menegaskan bahwa pendukung Jokowi itu tidak mengantungi Izin untuk melakukan pelarangan tersebut.

“Perilaku kubu Jokowi dan Sutan Riska ini sangat menyedihkan. Ini bukan budaya Minangkabau. Orang Minang tidak pernah melakukan budaya politik preman ini,” pungkasnya. (R02)

Terkini